Pemograman Terstruktur (Python) Bab 3 : Struktur Kontrol Sekuensial dalam Python

Struktur kontrol sekuensial merupakan konsep dasar dalam pemrograman di mana instruksi atau pernyataan dieksekusi secara berurutan, satu per satu, sesuai dengan urutannya dalam kode. Dalam Python, kita bisa menggunakan pernyataan sederhana, operator aritmatika dan penugasan, serta mencetak output untuk mengendalikan jalannya program.

1. Pernyataan Sederhana

Pernyataan sederhana adalah instruksi dasar dalam Python yang dieksekusi satu per satu. Pernyataan ini bisa berupa inisialisasi variabel, pemanggilan fungsi, atau instruksi untuk melakukan tugas tertentu.

Contoh:

nama = "Ali" umur = 20

Penjelasan:

  • Pernyataan pertama menginisialisasi variabel nama dengan nilai "Ali".
  • Pernyataan kedua menginisialisasi variabel umur dengan nilai 20.

Eksekusi Program:

Dalam struktur kontrol sekuensial, pernyataan di atas dieksekusi satu per satu, sesuai urutannya. Pernyataan kedua tidak akan dijalankan sampai pernyataan pertama selesai.

2. Operator Aritmatika dan Penugasan

Python memiliki berbagai operator untuk melakukan operasi matematika. Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dll., sedangkan operator penugasan digunakan untuk memberikan nilai kepada variabel.

Operator Aritmatika:

  • Penjumlahan (+): Menambahkan dua nilai.
  • Pengurangan (-): Mengurangi dua nilai.
  • Perkalian (*): Mengalikan dua nilai.
  • Pembagian (/): Membagi dua nilai.
  • Sisa bagi (%): Mengembalikan sisa pembagian.
  • Pangkat (**): Menghitung pangkat dari suatu bilangan.

Contoh:

a = 10 b = 5 jumlah = a + b # Penjumlahan selisih = a - b # Pengurangan produk = a * b # Perkalian bagi = a / b # Pembagian modulus = a % b # Sisa bagi pangkat = a ** b # Pangkat

Penjelasan:

  • a + b menambahkan 10 + 5 menghasilkan 15.
  • a - b mengurangi 10 - 5 menghasilkan 5.
  • a * b mengalikan 10 * 5 menghasilkan 50.
  • a / b membagi 10 / 5 menghasilkan 2.0.
  • a % b menghitung sisa bagi dari 10 % 5 (hasilnya 0 karena 10 habis dibagi 5).
  • a ** b menghitung 10 pangkat 5, menghasilkan 100000.

Operator Penugasan:

  • Penugasan sederhana (=): Memberikan nilai kepada variabel.
  • Penugasan gabungan: Operator yang menggabungkan operasi aritmatika dengan penugasan.
    • += (Penjumlahan dan penugasan): a += b artinya a = a + b
    • -= (Pengurangan dan penugasan): a -= b artinya a = a - b
    • *= (Perkalian dan penugasan): a *= b artinya a = a * b
    • /= (Pembagian dan penugasan): a /= b artinya a = a / b

Contoh:

x = 10 x += 5 # Sama dengan x = x + 5 (x sekarang 15) x *= 2 # Sama dengan x = x * 2 (x sekarang 30)

Penjelasan:

  • x += 5 artinya nilai x sekarang adalah 10 + 5 menjadi 15.
  • x *= 2 mengalikan nilai x yang sekarang 15 dengan 2 sehingga x menjadi 30.

3. Mencetak Output

Python menggunakan fungsi print() untuk mencetak output ke layar. Ini sangat berguna untuk menampilkan hasil dari suatu operasi atau variabel, serta memberikan informasi kepada pengguna.

Sintaks:

print(objek)

Contoh:

nama = "Ali" umur = 20 print("Nama:", nama) print("Umur:", umur)

Penjelasan:

  • print("Nama:", nama) mencetak string "Nama: Ali".
  • print("Umur:", umur) mencetak string "Umur: 20".

Mencetak dengan Format:

Untuk mencetak output dengan format tertentu, kita bisa menggunakan format string (f-string) di Python.

Contoh:

nama = "Ali" umur = 20 print(f"Nama saya adalah {nama} dan saya berumur {umur} tahun.")

Penjelasan:

  • F-string (f"...") memudahkan pencetakan variabel di dalam string. Hasilnya adalah: "Nama saya adalah Ali dan saya berumur 20 tahun."

Kesimpulan:

  1. Pernyataan sederhana adalah perintah dasar yang dieksekusi secara berurutan.
  2. Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi matematika dasar, sedangkan operator penugasandigunakan untuk menetapkan nilai ke variabel.
  3. Fungsi print() digunakan untuk mencetak output ke layar, dan kita dapat menggunakan f-string untuk format output yang lebih fleksibel.

Dengan struktur kontrol sekuensial, kita dapat membuat program yang mengeksekusi perintah satu per satu, memungkinkan pengolahan data dan pencetakan hasil dengan mudah.


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama: __________________

Kelas: __________________

Tanggal: __________________


Materi: Struktur Kontrol Sekuensial dalam Python

Tujuan Pembelajaran:

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Memahami dan menerapkan pernyataan sederhana dalam program Python.
  2. Menggunakan operator aritmatika dan penugasan untuk melakukan operasi dasar.
  3. Mencetak output dengan fungsi print() dalam Python.

A. Pendahuluan:

Struktur kontrol sekuensial adalah konsep dasar dalam pemrograman di mana instruksi dieksekusi satu per satu sesuai urutannya. Pada LKPD ini, kamu akan mempelajari pernyataan sederhana, operator aritmatika, operator penugasan, dan bagaimana mencetak output menggunakan Python.


B. Instruksi Umum:

  1. Baca penjelasan pada setiap bagian materi.
  2. Kerjakan latihan dengan mengikuti instruksi.
  3. Jawab pertanyaan dan tulis kode program sesuai dengan yang diminta.
  4. Diskusikan hasil pekerjaan dengan teman atau guru.

C. Materi dan Latihan:

1. Pernyataan Sederhana

Pernyataan sederhana dieksekusi secara berurutan dalam urutan program. Kamu bisa menginisialisasi variabel atau memberikan nilai kepada suatu variabel.

Contoh:

nama = "Ali" umur = 20

Latihan 1:

Tuliskan program yang menginisialisasi variabel nama dengan namamu sendiri dan kelas dengan kelasmu. Kemudian cetak nilai dari kedua variabel tersebut.

Tulis kode kamu di sini:

# Tulis kode program di sini

2. Operator Aritmatika dan Penugasan

Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi matematika, sementara operator penugasan digunakan untuk menetapkan nilai ke variabel.

Operator Aritmatika:

  • Penjumlahan (+)
  • Pengurangan (-)
  • Perkalian (*)
  • Pembagian (/)
  • Modulus (%)
  • Pangkat (**)

Contoh:

a = 10 b = 5 hasil = a + b print(hasil) # Output: 15

Latihan 2:

Buatlah program yang menginisialisasi dua variabel x dan y dengan nilai apa saja. Kemudian, lakukan operasi aritmatika (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) di antara keduanya.

Tulis kode kamu di sini:

# Tulis kode program di sini

3. Mencetak Output

Kita menggunakan fungsi print() untuk mencetak output di Python.

Contoh:

nama = "Ali" umur = 20 print(f"Nama saya {nama} dan saya berumur {umur} tahun.")

Latihan 3:

Buat program yang mencetak namamu, umurmu, dan kelasmu menggunakan fungsi print(). Gunakan format string (f-string) untuk mencetak semua informasi dalam satu baris.

Tulis kode kamu di sini:

# Tulis kode program di sini

D. Pertanyaan Reflektif:

  1. Apa perbedaan antara operator aritmatika dan operator penugasan?

  2. Kapan kamu harus menggunakan fungsi print()?

  3. Bagaimana cara menggunakan format string (f-string) dalam fungsi print()?

E. Penilaian Diri:

  1. Saya memahami pernyataan sederhana dalam Python.

    • Ya / Tidak
  2. Saya memahami cara menggunakan operator aritmatika dan penugasan.

    • Ya / Tidak
  3. Saya bisa mencetak output menggunakan fungsi print() dengan format string.

    • Ya / Tidak

F. Penutup:

Setelah menyelesaikan latihan dan menjawab pertanyaan, diskusikan hasil kerja kamu dengan teman atau guru. Simpan kode yang telah kamu buat, dan terus berlatih menggunakan pernyataan sederhana, operator aritmatika, dan fungsi print() dalam Python.


Selamat Mengerjakan!

Share:

0 Comments:

Post a Comment